CONTOH SOAL MENCARI HARGA POKOK PRODUKSI

Pada saat ini kami akan membahas mengenai cara penghitungan besar harga pokok produksi dari suatu perusahaan. Penggunaan rumus ini dapat dipakai pada kinerja lain juga yang membutuhkan besar pokok produksi. Bagaimana caranya? Mari kita simak bersama......



Pada tanggal 12 Feb 2019, Informasi akun perusahaan sebagai berikut :


  • Persediaan Barang Dalam proses awal Rp. 40.000,00

  • Persediaan bahan baku awal Rp. 60.000,00

  • Bahan baku tersedia dipakai Rp. 810.000,00

  • Pemakaian bahan baku Rp. 785.000,00

  • Biaya BTKL Rp. 500.000,00

  • Biaya TKTL Rp. 220.000,00

  • Bahan Penolong Rp. 50.000,00

  • BOP lain-lain Rp. 50.000,00

  • Biaya Asuransi mesin Rp. 12.000,00

  • Biaya Sewa gedung pabrik Rp. 160.000,00

  • Biaya Depresiasi Mesin pabrik Rp. 50.000,00

  • Persediaan Barang dalam proses akhir Rp. 30.000,00 

 

Pertanyaan : Hitunglah besar Harga Pokok Produksinya!


JAWAB

 # Persediaan barang proses awal = Rp. 40.000,00 

# Persediaan bahan baku awal = Rp. 60.000,00 

# Pembelian bahan baku = Rp. 810.000,00 – Rp. 60.000,00 = Rp. 750.000,00 

# Persediaan bahan baku akhir = Rp. 810.000,00 – Rp. 785.000,00 = Rp. 25.000,00 

# Biaya TKL = Rp. 500.000,00 # Biaya BOP = Rp. 220.000,00 + Rp. 50.000,00 + Rp. 50.000,00 + Rp. 12.000,00 + Rp. 160.000,00 Rp. 50.000,00 = Rp. 542.000,00 

# Persediaan barang akhir = Rp. 30.000,00 

 

TAHAP 1 

Rp. 750.000,00 + Rp. 60.000,00 – Rp. 25.000,00 = Rp. 785.000,00

 

TAHAP 2 

Rp. 785.000,00 + Rp. 500.000,00 + Rp. 542.000,00 = Rp. 1.827.000,00 

  

TAHAP 3

 Rp. 1.827.000,00 + Rp. 40.000,00 – Rp. 30.000,00 = Rp 1.837.000,00